Presiden Real Madrid, Florentino Perez dan bintang PSG, Neymar Jr (Foto: Newsx.com)





JAWASPORT.COM – Berjuluk klub kaya raya dan raksasa bergelimang prestasi di eropa dan dunia. Tapi dipermalukan hingga tiga kali di kandang sendiri merupakan aib yang bakal dikenang sejarah. Tragedi itu tercatat dalam lembaran hitam klub asal Spanyol bernama Real Madrid.

Makanya mereka ingin menghapus luka dan duka itu dengan cara elegan di sepakbola. Membangun kembali singgasana kejayaan untuk trofi dan dihormati. Karena tak ada gunanya menyimpan banyak uang, tapi dengan mudah dipermalukan. Inilah yang sedang dialami sang Raksasa Real Madrid.

(BACA JUGA: Bernabeu Jadi Neraka Bagi Real Madrid)

Tersingkir di Copa del Rey, Liga Champions dan jauh dari persaingan menjadi juara LaLiga Spanyol membuat Real Madrid murka. Presiden Real Madrid, Florentino Perez tidak mau tinggal diam akibat marwah Los Blancos dipermalukan di level domestik dan eropa.

Perez ingin membangun kembali dinasti Galaticos seperti dulu. Di dunia sepak bola, galactico atau galaticos dapat diartikan sebagai pesepak bola megabintang. Yaitu ketika era Real Madrid mendatangkan banyak pemain bintang ke Estadio Santiago Bernabeu. Makanya El Real pun mendapat julukan Los Galacticos. Secara harfiah, galactico adalah kata dalam bahasa Spanyol yang artinya adalah galaksi.

Seperti dilansir www.mirror.co.uk, target pertama Real Madrid untuk membangun galaticos dengan memburu bintang Paris Saint-Germain (PSG), Neymar Jr. Mantan bintang Barcelona ini sedang kecewa setelah tim Perancis itu disingkirkan oleh Manchester United di babak 16 besar Liga Champions. Nasibnya hampir mirip dengan El Real.

Presiden Real Madrid, Florentino Perez berkata bahwa dirinya sedang berkomunikasi dengan Neymar dan menginformasikan bahwa Madrid membutuhkan tenaganya. Demi mendapatkan Neymar, Los Blancos siap untuk mengucurkan dana besar guna membawa bintang asal Brasil itu pada musim panas 2019.

(BACA JUGA: Neymar Meneteskan Air Mata Saat Ingat Lionel Messi)




Tak tanggung-tanggung, El Real menyiapkan dana hingga Rp 5,5 Triliun (350 juta euro) untuk mengeluarkan Neymar dari Stadion Parc Des Princes. Melihat nasib Los Blancos terpuruk musim 2018-2019, Perez melihat Neymar sebagai pemain ideal guna mengisi lubang ditinggalkan Cristiano Ronaldo yang memilih pindah ke Juventus.

Ketertarikan terhadap Neymar, disebabkan pernyataan Perez yang menyebut Real Madrid tak komplet tanpa Ronaldo. Kepergian sang pencetak gol dan gagalnya klub untuk mendatangkan pengganti yang sesuai menyebabkan hilangnya kegarangan lini depan Madrid.

Real Madrid juga kalah bersaing dengan rival abadinya Barcelona lewat dua kali dipermalukan di Bernabeu. Pertama, takluk 0-3 di semifinal Copa del Rey atau Piala Raja Spanyol dan kedua dipermalukan lagi di Liga Spanyol, 0-1. Ketiga ketika Real Madrid tersingkir dari perebutan tiket perempat final setelah ditaklukkan Ajax Amsterdam di Bernabeu. Kondisi ini membuat Real Madrid bakal puasa trofi untuk pertama kalinya sejak 2010.

Tapi sepertinya PSG tak mudah melepas Neymar demi ambisi Perez membangun kembali Galaticos. Tim berjuluk Le Parisiens tentu tak akan melepaskan dengan mudah. Apalagi, tak terlihat keinginan PSG menjual pemain berusia 27 tahun tersebut.

(BACA JUGA: Real Madrid Terancam Tanpa Trofi Setelah Digilas Barcelona)

PSG sepertinya masih membutuhkan tenaga Neymar demi membangun kembali rencana musim depan bertarung di Liga Champions. Apalagi, PSG susah payah mengeluarkan uang Rp 3,4 triliun (222 juta euro) demi mengaktifkan klausul pembelian Neymar dari Barcelona pada bursa transfer musim panas 2017.

Tapi melihat kondisi bersama PSG jauh dari trofi Liga Champions dan perburuan penghargaan Ballon d’Or, membuat Neymar bakal mempertimbangkan hengkang ke Bernabeu. Bila ini terjadi, maka memudahkan pemain bintang lain untuk eksodus ke Real Madrid demi mewujudkan misi besar Perez membangun lagi Galaticos baru. Bila terwujud, maka rekor transfer tertinggi sepanjang masa ini bakal terjadi.(*)

Source Photo: 1




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here