Zlatan Ibrahimovic resmi berseragam AC Milan. Milan mendatangkan Ibra dalam bursa transfer musim dingin Januari 2020. Ibra siap bersaing dalam Liga Italia atau Serie A Italia.(Twitter/AC Milan)
Zlatan Ibrahimovic resmi berseragam AC Milan. Milan mendatangkan Ibra dalam bursa transfer musim dingin Januari 2020. Ibra siap bersaing dalam Liga Italia atau Serie A Italia.(Twitter/AC Milan)

JAWASPORT.COM – Nama Zlatan Ibrahimovic masih dihormati dalam kancah sepakbola eropa. Hal ini tak terlepas dari pengalaman dan kemampuannya di lapangan hijau.

Pemain asal Swedia ini kini resmi berseragam AC Milan. Milan mendatangkan Ibra dalam bursa transfer musim dingin Januari 2020.

Sebagai orang yang sangat dihormati karena senioritas dan pengalamannya selama ini.

Ibrahimovic langsung memberi petuah kepada rekan-rekannya tentang kondisi AC Milan di Liga Italia dan target yang harus dicapai.

Baca Juga: Rp 19 Triliun Untuk Pembelian Pemain Liga Italia, Ini 10 Pemain Termahal

Ibra yang kenyang pengalaman, sepertinya mau membangkitkan semangat juang Milan. Karena saat ini AC Milan berada dalam posisi kritis setelah menempati papan tengah klasemen sementara Liga Italia.

Hingga pekan jornada ke-17, Milan harus puas berada di posisi ke-11 dengan raihan 21 poin.

Ini posisi cukup jauh dibandingkan Inter Milan yang menjadi pimpinan klasemen sementara dengan koleksi 42 poin.

Melansir www.tuttomercatoweb.com, Zlatan Ibrahimovic langsung memberikan peringatan kepada rekan-rekan setimnya.

Bahwa mereka harus siap menderita di paruh kedua kompetisi 2019-2020 dalam jumpa pers pertamanya di AC Milan, Jumat (3/1/2020).

Baca juga: Jadwal dan Hadiah Turnamen Bulutangkis Awal 2020

Topik utama dari jumpa pers itu adalah pendapat Ibra soal apa yang salah di AC Milan dan bagaimana kesalahan itu bisa diperbaiki.

“Saya melihat AC Milan dari jauh. Tim ini memiliki kualitas untuk melakukan yang lebih baik lagi.

Anda harus bekerja keras dan punya keyakinan.

Semua hal di atas lapangan harus membaik dan itulah alasan mengapa saya berada di sini.” tegas Ibrahimovic.

“Seberapa jauh saya berubah dari pengalaman pertama memperkuat AC Milan? Saya sekarang jauh lebih buruk.

Serius, sekarang saya punya dua anak, saya tahu bagaimana membimbing mereka untuk tumbuh,” ujar Ibrahimovic.

Baca juga: Prediksi Tanpa Tim Inggris di Babak 8 Besar Liga Champions

Ini pesan langsung penyerang berusia 38 tahun kepada rekannya mau bekerja keras.

Karena posisi Milan sedang dalam level kritis sehingga butuh kerja keras dan perjuangan maksimal untuk bangkit lagi.

“Anda harus banyak bekerja keras. Anda harus tahu bagaimana menderita.

Seseorang yang tidak tahu cara melakukan itu tidak akan bisa mencapai potensi maksimalnya.

Tidak semua orang suka menderita. Saya sendiri menikmatinya.” kata Ibrahimovic.

“Saya mengharapkan banyak dari rekan-rekan setim, terkadang bahkan lebih banyak dari apa yang bisa mereka berikan.

Yang terpenting adalah selalu melakukan yang terbaik. Tidak pernah ada jalan pintas untuk mencapai tujuan.” tegas Ibrahimovic.

Baca juga: 24 Tim Peserta Liga 2 Musim 2020, dari Grup Barat dan Grup Timur

Ibrahimovic memang sosok pemain pekerja keras.

Meski usianya sudah menginjak 38 tahun, Ibra masih cukup berbahaya di lini depan.

Ibra diharapkan bisa membawa perubahan saat membela Milan.

Setidaknya AC Milan tak bertahan di papan tengah.

Sebagai tim legendaris, Milan seharusnya berada di papan atas klasemen Serie A Italia.

Milan bisa bersaing dengan tetangganya, Inter Milan.

Termasuk tim raksasa Liga Italia lainnya.

Seperti Juventus, AS Roma, Lazio, Atalanta dan Napoli.

Baca juga: Hasil Drawing Babak 32 Besar Liga Europa




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here