Paulo Dybala dan Cristiano Ronaldo
Pemain Juventus, Paulo Dybala dan Cristiano Ronaldo (Foto: Getty Images/Micahel Regan)

Nasib Paulo Dybala Tak Jelas di Juventus

JAWASPORT.COM – Tiap pemain bintang yang datang akan ada dampaknya bagi sebuah tim. Mulai dari dampak pemain yang punya posisi yang sama bakal tergeser. Kondisi ini sekarang dialami Paulo Dybala di Juventus sejak kedatangan Cristiano Ronaldo. Nasib Paulo Dybala pun mulai tak jelas di Juventus.

Rekan Lionel Messi di Timnas Argentina, Paulo Dybala sedang mengalami ujian berat. Dulu di elu-elu sebagai salah satu bintang mempesona bagi Juventus. Tapi hari-hari bahagianya telah berakhir. Ibarat anak emas hingga kini seperti anak tiri. Begitulah kondisi yang dialami striker Dybala.

(Baca: Ambisi Cristiano Ronaldo Bersama Juventus)

Masa-masa suramnya mulai terasa sejak kedatangan bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo ke Juventus awal musim ini. Sebelumnya rekan di Timnasnya, Gonzalo Higuain lebih dulu menjadi korban setelah dibuang ke AC Milan. Ini sebagai tanda bahwa Juventus bakal kedatangan bintang baru alias anak emas baru.

Meski Ronaldo mengalami musim mengecewakan di awal musim, kini ekspektasi besar terhadapnya terbayar. Membawa Juventus makin ditakuti dan kokoh di puncak klasemen Serie A Italia, sekaligus mengambil alih posisi topskor. Keberhasilan Ronaldo justru menjadi petaka bagi Dybala. Mantan pemain Palermo ini bukan lagi pilihan utama meski masih bermain dengan Ronaldo. Dulu fans Juventus bisa meniru selebrasi uniknya setelah mencetak gol hingga mendunia.

Seperti dilansir www.tuttomercatoweb.com, Dybala hanya mencetak 2 gol dalam 17 penampilan di Liga Italia 2018-2019. Itu berarti hanya 0,11 gol per penampilan. Angka itu sangat jauh dari performa Paulo Dybala pada musim 2015-2016 (0,56 gol per partai), 2016-2017 (0,35), dan 2017-2018 (0,67).

(Baca: Kala Juventus Favoritkan Klub Lain Jadi Juara Liga Champions, Padahal Sudah Ada Ronaldo)

Nasib Dybala makin terjepit dengan kehadiran pemain baru. Kabarnya Aaron Ramsey bakal bergabung ke Juventus pada musim depan kian mengecilkan prospek Paulo Dybala menjadi pemain penting Si Nyonya Tua musim depan. Ramsey diprediksi bisa menyingkirkan Dybala dari tim utama Juventus.

Kondisi Dybala ini membuat klub-klub top Eropa pun mulai mengambil ancang-ancang membidik Dybala sebagai target transfer. Salah satu yang berminat adalah sesama klub Liga Italia, Inter Milan, yang berpotensi kehilangan striker andalannya, Mauro Icardi. Akan tetapi, Juventus jelas tidak mau kehilangan Paulo Dybala dengan mudah.

Karena Dybala masih terikat kontrak sampai 2022, dan Juventus disebut hanya akan mau melepas Paulo Dybala jika ada tawaran sebesar 130-140 juta euro (Rp 2,1-2,2 triliun). Juventus akan untung besar karena mereka membeli Dybala pada 2015 dari Palermo dengan harga hanya 40 juta euro.

(Baca: Ronaldo dan Juventus Makin Mendominasi, Lionel Messi Diminta ke Serie A)

Hanya saja, Juventus tidak menjadikan Inter Milan sebagai opsi pertama mereka jika ingin menjual Paulo Dybala. Si Nyonya Tua lebih suka melego Dybala ke klub luar Italia dengan Bayern Muenchen, PSG, dan Manchester City dipastikan tertarik mendapatkan sang penyerang.

Jika klub kaya raya ada bersedia menebus Rp 2 Triliun, silahkan boyong Dybala. Ini mungkin harga yang cukup mahal, meski tak masalah bagi tim kaya raya. Tapi siapa yang berani menebusnya. Akankah Dybala menuju Inggris, Perancis atau Jerman. Kita tunggu saja kepastiannya. Namun, Dybala sepertinya tak betah lagi di Juventus.(*)

Source Photo: 1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here