JAWASPORT.COM – Serangan balik dalam sebuah pertandingan sering menjadi petaka bagi sebuah tim. Saat dengan asyik menyerang, tiba-tiba bola berganti posisi dan terjadilah serangan balik (counter attack) yang cepat dan berujung gol. Kejadian ini sering membuat frustasi sebuah tim dan kenikmatan selebrasi bagi tim lain.

Lalu siapa pemilik serangan balik mematikan di La Liga musim 2018-2019. Ternyata bukan Barcelona, Atletico Madrid atau Real Madrid. Padahal ketiga tim ini punya pemain yang bisa melakukan counter attack yang mematikan lawan. Simak jawaban di bawah ini.

Seperti dilansir www.marca.com, di antara Atletico Madrid dan Barcelona, Sevilla secara mengejutkan muncul sebagai kandidat juara musim ini. Sevilla kini bercokol di peringkat ketiga klasemen. Pasukan dari Andalusia hanya tertinggal dua poin dari Barcelona selaku pemegang posisi paling atas.

Performa gemilang Sevilla tak lepas dari kemampuan mereka membangun serangan balik yang mematikan. Dari 24 gol yang mereka sarangkan dalam 12 pertandingan pertama Liga Spanyol, 10 di antaranya tercipta lewat skema counter attack.

Tak ada tim lain yang lebih subur dari Sevilla soal mencetak gol via serangan balik. Ketajaman counter attack Andre Silva dkk akan kembali diuji kala menjamu Real Valladolid, Minggu (25/11/2018). Jika berhasil menang, mereka bakal menggusur Barcelona untuk kembali menjadi pemuncak klasemen sementara La Liga musim ini.

Memang serangan balik mematikan kadang justru dimiliki tim kecil di sebuah kompetisi. Karena mereka kadang hanya cara itu satu-satunya mencetak gol setelah dikepung dan digempur habis-habisan. Bila terjadi gol akan menyelamatkan mereka dari kekalahan. Sayangnya pemilik serangan balik mematikan bukan Barcelona, Real Madrid atau Atletico Madrid. Wajar bila itu milik Sevilla yang kini jadi pemuncak klasemen La Liga Spanyol.(*)

Source photo: 1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here