Selebrasi pemain Ajax Amsterdam setelah mencetak gol ke gawang Real Madrid.(AFP/Gabriel Bouys)

JAWASPORT.COM – Markas Real Madrid di Estadio Santiago Bernabeu bukan lagi tempat untuk berpesta bagi tuan rumah. Tapi sudah menjadi neraka bagi Los Blancos. Biasanya Bernabeu begitu sakral dan menghadirkan kebahagiaan bagi tuan rumah Real Madrid.

Kini Bernabeu menjadi tempat untuk menyaksikan duka cita bagi pendukung Real Madrid. Tiga kali kalah beruntun menjadi bukti bahwa Bernabeu jadi neraka bagi Real Madrid. Bagaimana mungkin mereka harus duduk selama 90 menit dengan skor keunggulan lawan.

(BACA JUGA: Real Madrid Terancam Tanpa Trofi Setelah Digilas Barcelona)

Wajar bila terlihat wajah-wajah kecewa di tribun dan punggawa Real Madrid tak berdaya di lapangan. Tim tamu begitu mudah membobol gawang Real Madrid. Bukan hanya satu gol, tapi hingga berhasil sampai empat gol. Benar-benar kursi tribun di Bernabeu menjadi panas selama 90 menit.

“Real Madrid sudah berubah. Bernabeu (Estadio Santiago Bernabeu) bukan untuk menang, tapi tempat untuk permalukan Real Madrid,” ujar salah satu peserta nobar di Warung Kopi yang menayangkan laga Real Madrid versus Ajax Amstredam, Rabu (5/3/2019) dini hari WIB.

Pemuda itu lantas menuju kasir untuk membayar kopi dengan wajah tak bahagia. Dia bukan satu-satunya yang lebih cepat meninggalkan warung kopi setelah laga yang dimenangkan Ajax 4-1 dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2018-2019. Ada penonton lain yang juga beranjak pulang lebih cepat.

Tapi pemandangan berbeda justru terlihat di deretan meja lain. Dimana mereka terlihat sangat puas dengan hasil pertandingan tersebut. Sepertinya mereka bukan fans Ajax, tapi lebih tepat pendukung Barcelona, rival utama Real Madrid. Karena ada yang memakai jersey Barcelona, meski bukan jadwal laga tim Catalan.

(BACA JUGA: Striker Ini Dincar Real Madrid, Tapi Sang Pemain Pilih Opsi Lain)

Benarkah Bernabeu hanya panggung bikin malu? Faktanya tiga laga terakhir menjadi neraka bagi Real Madrid. Terutama tersingkir dari perebutan tiket final Copa del Rey setelah ditaklukkan Barcelona, 0-3. Berlanjut kedua tim kembali berjumpa dalam ajang Laliga. El Clasico di markas Real Madrid ini kembali menjadi aib bagi tuan rumah setelah takluk 0-1 sekaligus membuat asa mengejar juara LaLiga makin jauh.

Terakhir atau tadi malam menjadi kekalahan berturut-turut tiga kali di Bernabeu. Tapi yang lebih memalukan lagi, Real Madrid sebagai juara bertahan tiga kali berturut-turut justru disingkirkan tim dari Belanda tersebut. Ini mungkin menambah beban bagi fans Real Madrid di seluruh dunia, terutama di Bernabeu yang ingin menang dan lolos untuk menghapus luka dua kekalahan dari musuh bebuyutannya Barcelona.

Sebenarnya Real Madrid puny modal cukup bagus untuk lolos ke perempat final. Karena pada leg pertama menang 2-1 di markas Ajax. Sayangnya modal tersebut tak berguna setelah kecolongan 4 gol dan hanya mampu membalas sebiji gol. Pemain Ajax menggetarkan empat kali gawang Real Madrid melalui hentakan Hakim Ziyech, David Neres, Dusna Tadic, dan Lasse Schoene. Tuan rumah hanya mampu membalas lewat gol Marco Asensio.

Padahal Real Madrid dibawah asuhan Santiago Solari mengusung formasi 4-3-3 menurunkan skuad terbaiknya. Thibaut Courtois dibawah mistar dengan dukungan, Dani Carvajal, Raphael Varane, Nacho, Sergio Reguilon. Lini tengah diperkuat, Toni Kroos, Luka Modric, Casemiro (Federico Valverde 87′). Lalu didukung Lucas Vazquez (Gareth Bale 29′), Vinicius Junior (2Marco Asensio 35′), dan Karim Benzema.

(BACA JUGA: Real Madrid Bakal Ditinggal Pergi Pemain Bintang)

Ajax dibawah komando Erik ten Hag menerapkan formasi 4-2-3-1. Materi pemain mereka tak begitu familiar dalam bahasa publik sepakbola dunia, kecuali Daley Blind yang pernah berseragam Manchester United. Skuad lain, yaitu kiper Andre Onana, yang mendapat kawalan dari Matthijs De Ligt, Donny van de Beek, Nicolas Tagliafico, dan Dusan Tadic. Mereka juga mengandalkan Noussair Mazraoui (Joel Veltman 81′), Lase Schoene (Dani de Wit 73′), Hakim Ziyech, Frenkie De Jong, David Neres (Kasper Dolberg 74′).

Seperti dikutip dari www.laliga.es, kini Real Madrid (48 poin) harus fokus mengejar trofi LaLiga Spanyol dari pemuncak klasemen, Barcelona (60 poin). Selisih 12 poin dengan Barcelona menjadi ujian berat bagi Real Madrid yang duduk di posisi ketiga. Apalagi, mereka harus bersaing dengan rival sekota Atletico Madrid (53 poin) di posisi kedua atau unggul lima poin.(*)

Source Photo: 1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here