Barcelona juara LaLiga Promises setelah mengalahkan Real Madrid 6-1 di final (Foto: Twitter/LaLigaEN)

JAWASPORT.COM – Duel ketat juga terjadi dalam memperebutkan trofi di level junior. Hal ini terjadi antara pemain Barcelona muda dengan Real Madrid. Kali ini pemain Real Madrid muda harus menyerah kepada skuad Barcelona. Ternyata kedua tim juga saling balas dendam dalam final LaLiga Promises.

Ternyata rivalitas antara Barcelona dengan Real Madrid bukan hanya level tim senior. El Clasico antara kedua tim juga merambah ke pemain muda yang selalu ingin menang atas rivalnya. Makanya wajar bila tiap pemain senior kedua tim begini berambisi untuk mempermalukan lawannya. Karena ambisi wajib menang sudah terbentuk sejak mereka di usia muda.



Kali ini el clasico usia muda berlangsung di final LaLiga Promises yang berlangsung di New York. Sejumlah tim U-12 terbaik dari seluruh dunia bertarung untuk menjadi juara. Terdapat 8 tim asal spanyol yang mengikuti kompetisi LaLiga Promises. Selain itu ada 8 tim lain yang mengirimkan wakilnya. Beberapa tim di antaranya adalah Benfica, Liverpool, dan Inter Milan.

Melansir dari media Spanyol www.marca.com, kali ini Barcelona berhasil membalas dendam setelah dikalahkan pada edisi lalu. Bahkan kali ini pemain muda Barcelona membantai Real Madrid dengan skor 6-1. Kekalahan ini sekaligus mengubur impian pemain muda Real Madrid untuk meraih trible winners.

Duel final LaLiga Promises kali ini menjadi ajang Barcelona dan Real Madrid untuk menjadi yang terbaik dalam tingkat usia pemain muda. Tim muda Blaugrana tidak pernah mengalami kekalahan hingga laga final.

Satu-satunya hasil minor yang didapat adalah saat ditahan imbang Valencia pada babak grup. Pada laga semifinal, Barcelona bahkan mampu menekuk tim muda Atletico Madrid dengan skor 4-0. Sementara itu Real Madrid meraih kemenangan tipis 2-1 atas Espanyol.



Akibat kekalahan telak ini membuat kubu Real Madrid gagal meraih treble winner musim ini. Sebelumnya mereka telah meraih 2 gelar dari event LaLiga Promises musim ini. Gelar pertama diraih di Arona, Desember 2018, dan selanjutnya di Villarreal dengan mengalahkan Barcelona di final. Sementara itu, Barcelona telah meraih 4 gelar juara dari 5 final turnamen LaLiga Promises.

Kemenangan ini juga sebagai balas dendam Barcelona yang sebelumnya dikalahkan Real Madrid di Villarreal. Tim Barcelona kali ini diperkuat oleh putra legenda mereka, Patrick Kluivert, yaitu Shane Patrick Kluivert. Shane Patrick Kluivert yang merupakan putra dari legenda Barcelona, Patrick Kluivert, mencetak 2 gol pada laga final tersebut.

Seperti diketahui, Patrick Kluivert pernah membela Barcelona pada tahun 1998 hingga 2004. Bersama Barcelona ia memainkan 259 laga dengan sumbangan 123 gol dan 61 assist. Semasa bermain Kluivert dikenal sebagai salah satu striker tajam.



Para pemain muda ini seperti terobsesi dari rivalitas tim senior yang selalu mengejar kemenangan atas lamanya. Doktrin untuk menang membuat pemain muda begitu bersemangat untuk mengalahkan lawannya.

Kondisi ini bagus untuk meningkatkan persaingan hingga diantara mereka mengisi tim utama Barcelona dan Real Madrid. Makanya jika duel El Clasico selalu panas sepanjang laga, karena sejak usia muda mereka sudah saling menghabisi lawannya.(*)

Source Photo: 1



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here